MAJENE, Beredar luas di media sosial, Rabu (25/9/2024), seorang mahasiswi Universitas Sulawesi Barat, AL, menjadi korban aksi pembegalan yang diduga dilakukan seorang sopir Kanvas di jalan poros Majene Polman, tepatnya di depan kampus Stikes Bina Bangsa Majene sekira pukul 23.00 malam.
Kronologis kejadian itu diunggah akun Facebook Munu Kamaluddin yang menceritakan adik iparnya berhasil meloloskan diri dari upaya kejahatan yang dilakukan oleh oknum sopir kanvas.
“Info demi keselamatan bersama.
Adik ipar saya,tadi malam sekitar jam 11.sepulang dari latihan menari di kampus unsulbar,depan stikes majene mobil kanpas silver terparkir, tetiba mengejar.langsung menghadang adik ipar ngerem di depannya.
Adik melaju,dikejar dan sempat menyentuh lengannya diatas motor untung ipar tidak jatuh.
Akhirnya pembelokan ke jalan tandung lama,sekitar pekuburan ipar berhenti mengharap bantuan, untug ada bapak yg keluar, dan kanvas tersebut balik setelah dipekuburan.
Mohon anak gadis yang hendak melewati poros katitting majene,agar berhati hati di malam hari,” tulisnya dalam Facebook.
Unggahan itu saat ini telah dibagikan hampir seribu netizen dan dikomentari beragam puluhan netizen yang geram atas ulah oknum sopir kanvas itu.
“Sering terjadi ustad, icha mama Ibnu kl plg mlm hari dr majene dijemput di perbatasan, karena kejadian begitu ditakutkn,” tulis akun jerniati.
“Waduh, mudah pihak keamanan ada perhatian khusus di wilayah sekitar perbatasan majene – polman nangguru,” tulis akun Ahmad Abdullah.
“2016 saya kecelakaan disekitar situ ustadz, karena diburuh orng Mau pegang Area sensitif, Spontan saya lepas tangan untuk melindungi area tersebut dalam kondisi Motor masih kencang jalan saya terlempar 10 Meter dari Motor jatuh pas ditengah jalan.
Dalam kondisi Gelap, lampu jalan mati daripada di injak mobil saya gulingkan badanku ke Pinggir.
Memang Bahaya disekitar situ Ustadz, semenjak sdh dihilangkan Pos Penjagaan Polisi,” tulis akun Febrina Patongai.
“saya setuju, biar polisi adakan penjagaan diarea yg sering terjadi pembegalan terutama perbatasan majene – katitting, krn ini sdh sangat meresahkan, kasihan adik2 mahasiswa dr tinambung yg ada kegiatan mlm di kampus tentu merasa was2 dg adax kejadian seperti ini,” tulis akun sabahannur. (*)













