DAERAH  

Optimalkan Pajak Air Permukaan, Bapenda Sulbar Jemput Bola Koordinasi dengan Pelaku Usaha

Bapenda Sulbar

MAMUJU — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulawesi Barat intens mendekati para pelaku usaha besar untuk memastikan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tercapai. Terbaru, Bapenda menggelar pertemuan strategis bersama PT Unggul Widya Teknologi Lestari guna membahas penguatan Pajak Air Permukaan (PAP) di ruang rapat Bapenda Sulbar, Senin, 11 Mei 2026.

Pertemuan ini merupakan langkah susulan setelah perusahaan sawit asal Pasangkayu tersebut berhalangan hadir dalam undangan kolektif sebelumnya. Mewakili Kepala Bapenda, Kepala Bidang Pengelolaan Pendapatan, Gaffar, menyambut langsung perwakilan PT Unggul, Novrianto, untuk membedah mekanisme teknis perpajakan.

Baca Juga  Sekprov Sulbar Tekankan Akurasi Data dalam Pelaporan Kinerja Kepala Daerah

Fokus utama pembahasan terletak pada dasar pengenaan pajak, termasuk kajian objek pajak dan Nilai Perolehan Air (NPA). Diskusi ini penting guna menyamakan persepsi mengenai perhitungan PAP agar tidak terjadi selisih paham di kemudian hari.

Kepala Bapenda Sulbar, Abdul Wahab Hasan Sulur, menegaskan bahwa pola komunikasi dua arah dengan dunia usaha adalah kunci terciptanya sistem perpajakan yang sehat di daerah.

Baca Juga  Sandeq Heritage Festival 2024, Momen Perkuat Karakter Sulbar Melalui Filosofi Sandeq

“Bapenda Sulbar terus membuka ruang koordinasi dan komunikasi dengan seluruh wajib pajak, termasuk perusahaan sawit, agar mekanisme penetapan pajak dapat dipahami bersama sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Abdul Wahab Hasan Sulur.

Wahab menambahkan, penguatan tata kelola PAP ini bukan sekadar mengejar angka, melainkan bentuk kepatuhan wajib pajak yang nantinya akan dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan. Upaya ini sejalan dengan visi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan pelayanan dasar yang berkualitas.

Baca Juga  Dukung Keberlangsungan Program JKN-KIS, BPKPD Sulbar Jadi Narasumber Rekonsiliasi JKN Triwulan IV 2025

Melalui pendekatan persuasif ini, Bapenda Sulbar optimistis kontribusi sektor swasta, khususnya dari industri sawit, akan semakin signifikan dalam menyokong pembangunan infrastruktur dan layanan publik di Bumi Manakarra.(Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *