Diikat, Dipukul Pakai Palu, Gadis di Polman Tak Berdaya Dianiaya Pacarnya

Pacar dianiaya polman
Ilustrasi pencabulan terhadap perempuan. (Istock Foto)

POLMAN, Malang benar nasib NAA (21), seorang wanita warga Polman Sulawesi Barat. Dia harus rela menahan sakit akibat penganiayaan yang diduga dilakukan pacarnya, Kaharuddin (24), seorang karyawan BUMN Polman.

Kepada wartawan, KBO Satreskrim Polres Polman, Ipda Irfan, Kamis (25/7/2024) mengatakan, informasi saat ini, terduga pelaku merupakan pacar korban.

Baca Juga  Pemeriksaan Fase Berbunga Padi Inpari 42 di BUMDes Panca Karya Tonrolima, Perkuat Komitmen Peningkatan Mutu Benih di Sulbar

“Ada beberapa luka di kepala dari benda tajam palu, bagian belakang yang dibuat cabut paku,” ujarnya.

Ipda Irwan menjelaskan, saat dilakukan penganiayaan, kedua tangan korban diikat di rumah kontrakan pelaku.

Baca Juga  Hendak Berwudhu, Kakek 73 Tahun di Desa Battetangnga Dihantam Tetangganya dengan Balok

Aksi sadis pelaku terhenti setelah warga curiga dengan suara teriakan dari dalam kontrakan dan mendatangi sumber teriakan itu.

“Korban mengaku dipukul sama pacarnya,”ujarnya lagi

Karena mendengar sejumlah warga mendekat, pelaku kemudian melarikan diri dari TKP.

Baca Juga  Miris, Karena Persoalan Ini, Anak di Polman Tebas Ayah Kandung Hingga Tewas. Saat Shalat Pula

Saat ini, lanjut Ipda Irfan, polisi masih melakukan penyelidikan dan mencari pelaku untuk diketahui, apa motif hingga bisa berbuat seperti itu.

Hingga saat ini, korban masih menjalani perawatan di RS Andi Depu Polman. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *