DAERAH  

Hari Pertama Berkantor, Pemprov Sulbar Buka Pos Pelayanan Balita “Maju Sejahtera”

MAMUJU- Mengawali hari pertama berkantor tahun 2026, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat membuka Pos Pelayanan Balita “Maju Sejahtera” yang dilaksanakan di halaman Kantor Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Sulawesi Barat, Jumat, 2 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat penanganan dan peningkatan derajat kesehatan balita di Sulawesi Barat.

Pembukaan Pos Pelayanan Balita tersebut merupakan bagian dari langkah strategis Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam memperkuat layanan kesehatan dasar, khususnya bagi kelompok rentan, yaitu ibu dan balita. Layanan yang diberikan meliputi penimbangan dan pengukuran status gizi balita, pemantauan tumbuh kembang, serta edukasi kesehatan bagi orang tua.

Baca Juga  Belajar dari Filipina, Sulbar Tingkatkan Profesional dan Pelayanan Publik

Upaya percepatan penanganan kesehatan balita ini sejalan dengan Misi Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka dan Salim S. Mengga, khususnya dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter sebagai fondasi pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Kegiatan ini juga merupakan bagian dari implementasi Program PASTI PADU (Pencegahan dan Penanganan Stunting dan Kemiskinan Ekstrem Terpadu) yang terus didorong oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat sebagai gerakan kolaboratif lintas sektor untuk memperkuat intervensi kesehatan secara menyeluruh dan berkesinambungan.

Baca Juga  Menuju Rapim Terarah, Bapenda Sulbar Satukan Strategi Pendapatan Daerah

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menyampaikan bahwa Pos Pelayanan Balita “Maju Sejahtera” diharapkan dapat meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan balita sejak dini.

“Pos pelayanan ini menjadi salah satu upaya konkret pemerintah dalam memastikan balita mendapatkan pemantauan kesehatan dan status gizi secara rutin. Deteksi dini sangat penting untuk mencegah stunting dan masalah kesehatan lainnya sejak awal kehidupan,” ujar dr. Nursyamsi.

Baca Juga  Retreat Kepala OPD Sulbar Dibuka Resmi Menteri Transmigrasi RI

Ia menambahkan, keterlibatan aktif orang tua dalam memanfaatkan layanan pos pelayanan balita menjadi kunci keberhasilan program kesehatan balita di Sulawesi Barat.

“Kami mengajak seluruh pegawai dan masyarakat untuk memanfaatkan layanan ini secara optimal. Kesehatan balita hari ini adalah investasi masa depan Sulawesi Barat,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan kesehatan yang mudah diakses, berkualitas, dan berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya generasi penerus daerah. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *