MAJENE, Mahasiswi Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) yang tinggal indekos di daerah Lutang dan sekitarnya, kembali dilanda kecemasan tinggi, Sabtu (29/4/2023).
Pasalnya, kembali beredar informasi kewaspadaan khusus untuk mahasiswi Unsulbar yang indekos di daerah Lutang dan sekitarnya.
Seperti informasi yang diunggah Budi Mandar di grup facebook Unsulbar Info, beberapa jam yang lalu. Dalam unggahannya, Budi Mandar menuliskan pesan yang meminta mahasiswi untuk kembali waspada.
“Buat teman teman kost di sekitaran Lino Maloga, tadi sore ada lagi kasus penganiayaan terhadap mahasiswi yang berada di Pondok Alfarizki, tidak tanggung” masuk ke kamar orang dan melakukan penganiayaan berupa mencekik dan memukul korban serta mengancam korban dengan cutter. Mungkin jadi perhatian bersama untuk teman” mahasiswi jangan buka kan pintu kost kalau tidak mengenali orang yang mengetuk.
Pelakunya tadi kami buruh sampai ke perempatan menuju masjid lino maloga,tapi pelaku tersebut belok kekiri menuju arah talumung. ada pun ciri ciri fisik kulit putih, pendek, wajah agak berjerawat dan badan agak berisi.Menggunakan motor Revo hitam dengan strip stiker warna kuning serta membawa karung pada bagian depan motor. waspadalah mahasiswi.
Melihat postingan itu, sejumlah mahasiswa ikut berkomentar.
“Kemarin subu juga di masuk Ki tetangga kost ku tpi syukurnya untung langsung ji nah liat tmn ku. Ndak nah liat langsung lari cuman motor nya ji nah liat motor Revo warna merah Bogar,” tulis Lhyski Satria.
“betul dek saya tadi juga disana pas dengar teriakan korban,” tulis Nurul Magfirah menjawab pertanyaan Hastina yang menuliskan, betulkah ini kk.
“Knp ndk dilapor polisi,” tulis hanifah. (*)












