Pendistribusian Logistik Pemilu Dikawal Ketat Personel Polres Majene

SULBAR99NEWS.COM, MAJENE – Polres Majene melakukan pengawalan ketat terhadap distribusi logistik Pemilu yang dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Majene. Personil bersenjata lengkap dikerahkan untuk memastikan kelancaran dan keamanan proses pengiriman logistik dari gudang KPU Majene ke tingkat PPK di berbagai wilayah. Senin (12/2/24)

Pengawalan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya Polres Majene untuk menjaga integritas dan transparansi dalam pelaksanaan Pemilu. Dalam kegiatan ini, kendaraan Kepolisian juga diturunkan untuk mengawal distribusi logistik.

Baca Juga  Pastikan Keamanan Ibadah Umat Kristiani, Personel Polres Majene Lakukan Patroli Di Gereja Dan Rumah Ibadah

Kabag Ops AKP Suparman, menyatakan bahwa pengawalan ini dilakukan dengan ketat dan profesional guna memastikan logistik Pemilu mencapai tujuan dengan aman dan tepat waktu. “Kami berkomitmen untuk memberikan perlindungan maksimal terhadap setiap tahapan Pemilu, mulai dari distribusi logistik hingga pelaksanaan pencoblosan,” ujarnya.

Baca Juga  Propam Polres Majene Gelar Gaktiblin Guna Tetap Menjaga Sikap Tampang Personel

Pengawalan logistik Pemilu oleh Polres Majene ini juga mendapat dukungan penuh dari KPU Majene. KPU juga mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh Polres Majene dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama proses Pemilu berlangsung. Kerjasama antara KPU dan Polres Majene sangat penting untuk memastikan Pemilu berjalan dengan lancar dan terjamin keamanannya.

Baca Juga  Kapolda Sulbar Resmikan SPN Mekkatta

Distribusi logistik Pemilu dari gudang KPU Majene ke PPK di berbagai wilayah kabupaten ini dijadwalkan akan berlangsung hingga beberapa hari kedepan. Dengan adanya pengawalan ketat dari Polres Majene, diharapkan proses distribusi logistik dapat berjalan lancar dan aman sehingga masyarakat dapat melakukan hak pilihnya dengan nyaman dan terjamin.

(Indra Saputra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *