SULBAR99NEWS.COM, MAJENE – Lahan seluas satu hektar yang berada di dekat Gedung Kembar Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) di Kelurahan Tande Timur, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene terbakar, kebakaran lahan tersebut diduga karena akibat pembakaran sampah yang dilakukan tanpa pengawasan dan angin yang kencang, Kamis (31/8/2023).
Kebakaran lahan tersebut berdekatan dengan gedung-gedung disekitaran kampus Unsulbar, lahan yang sudah kering tersebut begitu mudah terbakar dan api pun begitu cepat menjalar sehingga sempat membuat panik masyarakat dan mahasiswa yang ada disekitaran lokasi tersebut.
Dua unit pemadam kebakaran terjung langsung ke lokasi, satu unit pemadam dari Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar, dan satu Unit pemadam dari Kabupaten Majene, setibanya dilokasi langsung melakukan penanganan.
PSC 119 Majene, beserta BPBD Majene dan basarnas, TNI-Polri juga ikut membantu pemadaman tersebut, sebagian mahasiswa yang masih ada disekitaran kampus juga turut membantu.

Prof. Dr. Muhammad Abdy, M.,Si, Ph. D, selalu Rektor Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) mengatakan, “Sekarang ini kan sedang musim kemarau jadi banyak pohon-pohon yang sudah kering, kejadian awalnya tadi sore ada salah satu cleaning service kampus yang sedang membakar sampah disekitar lahan tersebut dan dia tidak sangka kalo akan mengakibatkan kebakaran tersebut, apalagi ditambah angin yang kencang maka cepat sekali merembes kelahan yang kering,” ujarnya.
“Ada dua pemadam yang datang tadi ini melakukan pemadaman, satu dari Tinambung dan satu dari Majene, dan Alhamdulillah sekarang api sudah padam, juga gedung-gedung disekitaran kampus juga agak jauh dari lokasi kebakaran lahan tersebut, tetapi tepat menimbulkan kepanikan karena masih dalam area atau sekitaran kampus”, tambahnya.
Rektor Unsulbar juga menghimbau kepada masyarakat, mahasiswa dan petugas yang berada disekitaran agar tidak membakar sampah sembarangan juga tidak membuang puntung rokok yang dapat menimbulkan terjadinya kebakaran, karena pada musim kemarau lahan yang kering juga angin kencang sangat cepat merembet jika terjadi kebakaran.
(*IS)












