MAMUJU, kordinator wilayah Sulbar HMI MPO BADKO Sulselbar Akbar Ramadhan menyayangkan penyataan diduga oknum tim pemenangan bupati Majene yang menilai gerakan mahasiswa yang mendesak Kejati Sulbar untuk memeriksa Bupati Majene dan Sekda Majene ditunggangi.
“Saya anggap berada pada sikap untuk melawan dugaan kasus yang merugikan negara tersebut karena berdampak pada kesenjangan sosial hingga merugikan masyarakat setempat,” ujarnya.
Akbar Ramadhan ikut menyayangkan pihak pihak yang ikut meremehkan gerakan mahasiswa.
“Dalam perjalanannya saya mendengar ada person dan diduga salah satu tim pemenangan bupati majene (Harbi) yang menganggap ada pihak yang sedang bermain di belakang layar, entah permainan apa yang dimaksud sehingga dalam narasinya, saya anggap meremehkan gerakan mahasiswa dalam mengawal dugaan kasus penyalahgunaan APBD Pemkab Majene. Ini yang telah bergulir di Kejati Sulbar,” tegasnya.
Namun pada intinya, Akbar Ramadhan mengajak seluruh masyarakat sulbar untuk mendukung setiap gerakan dalam mengusut dugaan kasus yang berbau korupsi tersebut apapun latar belakangnya. “Karena pernyataan mereka adalah sebuah tantangan kepada kita semua, dan pada khususnya mengajak seluruh kader HMI MPO SULBAR untuk ikut andil dalam mengawal dugaan kasus penyalahgunaan APBD Pemkab Majene yang merugikan banyak masyarakat, “Tegasnya. (Ril)












