Majene, Sulbar.99news.id—Penggiat Anti Korupsi Nusantara Corruption Watch (NCW) Indonesia Timur, Anwar Hakim mendukung Kejati Sulbar menuntaskan kasus dugaan korupsi pengelolaan APBD Majene tahun 2023.
Ia juga mendukung Kejati Sulawesi Barat untuk segera meningkatkan status dari penyelidikan ke tahapan penyidikan, dan segera menetapkan tersangka kasus tersebut.Hal ini disampaikan Anwar Hakim, ditemui di kediamannya Selasa, (13/5/2023.
“Kami apresiasi Kejati Sulawesi Barat, khususnya pak Kajati yang telah melakukan pengusutan kasus dugaan korupsi APBD Majene tahun 2023. Bahkan penyidik Kejadi sudah memanggil sejumlah saksi terkait kasus trsebut, diantaranya mantan anggota DRPD dan Sekda Majene,” ujar Anwar.
Namun tegas Anwar, Ia juga dorong agar Kajati Sulbar segera meningkatkan status dari penyelidikan ke tahap penyidikan dan metetapkan tersangkanya,”Kenapa saya katakan demikian karena kasus ini sudah lama. Jangan hanya narasi periksa saksi saja,” tegasnya.
Menurut Anwar, penuntasan kasus dugaan korupsi APBD Majene akan menjadi salah satu parameter public, untuk menilai keseriusan dan kejujuran Kejati Sulawesi Barat dalam upaya pemberantasan korupsi di Sulbar. Ia juga berjanji akan menyurat ke KPK jika penanganan dugaan korupsi APBD Majene tidak segera tuntas.
“Jika kasus ini dibiarkan tanpa titip terang siapa tersangkanya, maka hal itu dapat menjadi dasar untuk menilai, bahwa Kejati Sulbar ‘hanya bermain drama’ di kasus dugaan korupsi APBD Majne, tetapi tidak serius menindak koruptor. Jika pak Kajati Sulbar gagal tetapkan tersangka kasus ini, maka public khususnya para pegiat anti korupsi selamanya tidak akan percaya lagi,”pungkasnya.(Ali).













