Jangan Jadi Proyek Mubazir, Dana yang Digelontorkan Tak Sedikit

Majene, Sulbar.99news.id—Proyek perbaikan jalan Trans Sulawesi, tepatnya di Kelurahan Rangas, Kecaatan Banggae, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat dengan anggaran Rp.47 Miliar lebih mendapat tanggapan dari saah seorang penggiat anti korupsi NCW Indonesia Timur, Anwar Hakim.

Menurutnya, anggaran Rp 47 Miliar itu terlalu besar kalau kontruksi pekerjaan tidak tepat dan tidak sesuai dengan kondisi di lapangan, apalagi lokasi tersebut tanahnya sangat labil dan sering terjadi longsor pada saat hujan.

Baca Juga  Kasus Dugaan Suap Pemilihan Bupati Koltim 2022 “Mati Suri” Kejagung Diminta Evaluasi Kinerja Kejari Kolaka

“Kalau tidak dilakukan dengan perencanaan yang matang, saya yakin proyek itu nantinya jadi proyek mubazir dan hanya menghambur-hamburkan uang negara, apalagi saya melihat progres pekerjaan itu tidak terlihat signifikan, takutnya nanti belum selesai hingga masa waktunya,” ungkap Anwar denga nada sedikit pesimis, Senin (27/10/2025)

Baca Juga  Kejari Diminta Usut Tuntas Dugaan Suap dan Gratifikasi Bupati Koltim Terpilih

Anwar mengatakan, Kalau harus habiskan dana Rp 47 Miliar untuk pekerjaan perbaikan jalan, kemudian hasilnya tidak maksimal, ini cukup mencengangkan. Apalagi sebelumnya dilokasi tersebut telah dilakukan perbaikan jalan sepanjang 300 meter dan menghabiskan anggaran miliar rupiah.

Baca Juga  PT ANA di Morowali Utara Beroperasi Diduga Tak Kantongi Izin HGU, Pemda Tutup Mata

“Jadi proyek ini terindikasi mubazir dan jika tidak ada manfaatnya. Proyek yang dimulai sejak 1 April 2025 2025 itu juga menimbulkan tanda tanya terkait efisiensi penggunaan anggaran. Menurut saya khusu pengelolaan dana APBN maupun APBD perlu diwaspadaidan hati-hati, apalagi Jaksa dengan KPK sekarang berpacu dalam mengusut korupsi,” ujarnya. (Ali).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *