SULBAR99NEWS.COM, MAJENE – Lahan pertanian di Kelurahan Tande Timur, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar), tengah menghadapi dampak kekeringan atau El Nino.
Sedikitnya, ada ratusan hektare lahan persawahan di baallang dan bura balisa terpaksa gagal tanam imbas El Nino, fenomena tersebut sangat menganggu produktivitas pertanian.
Tanaman yang gagal tanaman berupa cabai dan bawang merah, akibatnya lahan yang tadinya akan ditanami tersebut menganggur akibat El Nino.
Hasruddin Ketua Kelompok Tani bura balisa mengatakan, “Diperkirakan cabai dan bawang merah akan kita tunda tanam, karena air yang kurang memadai dan juga fenomena kekeringan sangat menghambat pertumbuhan tanaman,” ujarnya.
“Bawang merah yang sudah ditanam sudah mencukupi umurpun pertumbuhannya kerdil, dan tidak ada hasil yang maksimal,” tambahnya.
Air irigasi yang diharapkan petani untuk mengairi persawahan itu juga sudah mulai kering, tidak cukup untuk persawahan yang luas.
Dia mengaku, dampak El Nino atau kemarau panjang ini sangat mengancam kehidupan petani khususnya di sektor bawang merah dan cabai.
Hasruddin berharap supaya pemerintah Kabupaten Majene dapat memfasilitasi pompa air agar sumber air yang di lahan tersebut dapat digunakan.
(Indra Saputra)













