Festival Sandeq Segitiga 2023 Telah Berakhir, Ini Pemenangnya

SULBAR99NEWS.COM, MAJENE – Klasemen akhir Festival Lomba Sandeq Segitiga 2023 dalam rangka memperingati hari jadi Kota Majene yang ke-478 sekaligus menyambut HUT RI yang ke-78 yamg diadakan di Anjungan Pantai Labuang, Kabupaten Majene, Minggu (13/8/2023).

Ribuan masyarakat sangat antusias untuk datang dan melihat perlombaan sandeq tersebut, mereka rela berpanas-panasan demi menyaksikan Festival tersebut.

Pada pertandingan Final sandeq Cendrawasih dari Majene berhasil finish di posisi pertama, disusul sandeq Air Mancur dan sandeq Cahaya Sulbar dari perwakilan polman, juga sandeq Amanah Padi dan Sandeq Merpati Putih dari Majene.

Baca Juga  Festival Gau Maraja 2025: Maradika Mamuju Pastikan akan Hadir Bersama Keluarga Besar Wija La Patau Matanna Tikka Mamuju

Dalam pertandingan tersebut sepuluh sandeq yang mengikuti perlombaan hanya sembilan yang finish, salah satu sandeq Nur Amanah mengalami insiden yang membuatnya tidak dapat melanjutkan perlombaan.

Kepala Dinas Pariwisata Rustam Rauf mengatakan kegiatan ini menjadi ajang yang akan terus dilestarikan, karena sandeq hanya ada di suku mandar provinsi Sulawesi Barat.

Baca Juga  Wakaf Tanah di Majene Senilai Rp 2 Milyar Diterima Muhammadiyah 

“Saya sangat bangga kepada passandeq yang tampil dengan maksimal pada perlombaan ini, tahun depan kita akan anggaran dana yang lebih pada perlombaan sandeq dan setiap tahun akan diadakan festival sandeq race agar tetap terbudidaya dan dikenal oleh masyarakat suku lainnya,” ujarnya.

Bupati Majene Andi Ahmad Syukri Tammalele juga turut hadir dan menutup lomba tersebut, Bupati berharap perlombaan ini tidak hilang dan akan terus dilakukan.

Baca Juga  Upaya Tingkatkan Produktifitas, Dosen Unsulbar Perkenalkan Inovasi Pengasapan Ikan Terbang

“Acara ini juga sebagai ajang silaturahmi sesama suku mandar tepatnya Provinsi Sulawesi Barara, kita juga sudah berkomunikasi dengan pihak pariwisata, pemda juga akan ikut anggarkan dana untuk acara-acara pada tahun yang akan datang agar festival sandeq tetap dilestarikan dengan baik,” tambahnya.

Sementara itu juara umum yang mendapat piala bergilir masih dipegang oleh sandeq Cendrawasih dari Kabupaten Majene.

(Indra Saputra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *