JAKARTA, SULBAR.99NEWS.id—Sekelompok massa yang mengatasnamakan diri Lembaga Kajian dan Pengawasan Anggaran (LKPA) Kabupaten Polman, Sulawesi Barat menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung KPK, di kawasan kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (17/5/2024).
Massa mendesak agar KPK segera memproses laporan kasus penyalahgunaan anggaran perjalanan dinas dan anggaran makan minum pemerintah daerah kabupaten Majene, yang diduga melanggar Pepres dan merugikan keuangan negara miliaran rupiah.
Ketua Lembaga Kajian dan Pengawasan Anggaran (LKPA), Zubaer mengatakan, Untuk menyuarakan aspirasinya ini, massa bahkan telah meminta kepada pimpinan KPK agar segera menindaklanjuti aspirasi mereka.

“Berdasarkan hasil audit BPK RI tahun 2021 dan 2022, ditemukan anggaran perjalanan dinas dan anggaran makan minum yang tidak sesuai dengan Perpres, sehingga berpotensi merugikan keuangan negara miliaran rupiah,” terang Zubaer saat menyampaikan orasinya.
Sementara menurut Zubaer, Diketahui bahwa pada tahun 2021 sampai 2022 Indonesia ditimpa bencana non alam, yakni pandemic covid 19, dimana semua ruang tertutup untuk semua ktivitas yang melibatkan orang banyak, apalagi bepergian ke luar daerah.
“Selain Majene, kami juga telah melaporkan dugaan pemalsuan LKPJ Bupati Polman tahun 2023 dan dugaan penyalahgunaan anggaran belanja alat kesehatan serta anggaran jasa tenaga kesehatan pada dinas kesehatan dan RSUD Polman,” ungkap Zubaer.(Ali).













