POLMAN, SULBAR.99NEWS.com—LSM Nusantara Corruption Nusantara (NCW) Indonesia Timur meminta Aparat Penegak Hukum untuk melakukan investigasi permasalaham pengadaan alat kesehatan (Alkes) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Polman.
Ketua LSM NCW Indonesia Timur, Anwar Hakim mengatakan, dugaan korupsi tersebut modusnya mark up anggaran, kemudian unsur ada dugaan kkn pihak rumah sakit umum yang diduga melibatkan direktur termasuk pejabat PPK dan antek-anteknya,.
“Perbuatan ini diduga sudah lama berlangsung sejak 2021. Indikasi dugaan korupsi meliputi pengadaan alat kesehatan , anggaran jasa medis dokter ahli, anggaran jasa perawat, anggaran makan bagi perawat dan anggaran makan untuk pasien, dan pengadaan obat,” ungkap Anwar, Kamis (9/5/2024).
Menurut Anwar, Dugaan korupsi puluhan miliar di RSUD Polewali Mandar tersebut diduga melibatkan direktur Rumah Sakit Umum , termasuk Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) RSUD bersama antek-anteknya.
“Kami berharap aparat penegak hukum termasuk KPK melakukan penelusuran dan mengusut tuntas, karena sumber dananya dari APBN. Dari hasil temuan BPK sebesar 67 miliar meliputi pengadaan alkes dan blud, kami juga dalam dalam waktu dekat ini akan melaporkan ke KPK,” ujarnya.(Ali).













